Jumat, April 30, 2010

Soft Lens



Apa beda kedua foto diatas?
Pada foto diatas tampat pada mata kiri visus 1/300 kornea terdapat lekoma luas. Kondisi ini menyebabkan pasien tersebut mengalami ketidak percayaan diri, apa lagi pasien ini masih remaja, dia berusaha menutupi matanya dengan rambutnya yang di perpanjang, perkembangan mentalnya juga terganggu.
Pada foto dibawah tampat mata kiri sudah memakai Soft Lens gelflex protetik dengan clear pupil dan iris warna dark brown. Pada pemakaian hari pertama pasien mengeluh rasa ngganjel dan kadang merah, hal ini aku coba memberi Cendo eye Lotion dan Oculotect gel. Semoga berhasil.....( Terima Kasih dr.Nan)

Pemeriksaan Visus pada Tuna Wicara



Seorang gadis kelas dua SMA luar biasa datang diantar orang tuanya, mengeluh anaknya sering nyeri pada dahi dan kadang kabur untuk melihat jauh. Bahasa isyarat yang digunakan dengan tiga jarinya, pemeriksa menunjuk layar proyektornya. Auooooo..... bahasa tarzan! Tetapi autorefraktor perlu untuk pemeriksaan ini...supaya tidak salah komunikasi. (Aku berdoa segera memiliki AR tersebut, amin)

Rabu, April 14, 2010

Katarak Kongenital


Namanya M Gandi, Lahir pada tanggal 3 Mei 2008, anak ke dua, persalinan normal. Kedua orang tuanya datang mengeluh anaknya sejak lahir matanya terlihat bintik putih pada kedua matanya. Pada tanggal 11 Nopember 2008 aku lakukan katarak ekstraksi pada kedua matanya dengan menggunakan lensa tanam APPALENS 20,5 D dengan panjang optic : 5,25 panjang keseluruhan 12,00. Mata kanan tidak aku lakukan capsulotomy posterior, mata kiri aku lakukan capsulotomy posterior. Setelah dua hari post operasi aku sudah tidak bisa memonitor perkembangannya karena orang tuanya harus tugas kembali ke daerahnya di Polres Majene, lebih kurang 193 km dari kota Makassar. Anak tersebut kontrol di dokter Spesialis Mata di Majene.
Hari ini aku untuk pertama kalinya melihat anak ini sudah berusia 2 tahun, Visus ODS lebih kurang 3/60, aku mengalami kesulitan untuk mengevaluasi visusnya. Hirchberg Test 10 derajat, konvergen, dominan visusnya lebih baik yang kiri. Setelah aku midriatyl pada pemeriksaan pupil pada mata kanan bulat, sedangkan pada mata kiri tidak bulat, irregular, pemeriksaan funduskopi sulit aku evaluasi karena anaknya ketakutan dan silau oleh cahaya.
Tapi aku masih tetap bisa bersyukur bisa melakukan yang terbaik untuk anak ini, ibunyapun tampak gembira, anaknya ini sudah bisa bermain seperti anak-anak lain seusianya di kampungnya. " Bagaimana anak ini kalau nanti sekolah dok? " tanya ibunya.

Minggu, Maret 15, 2009

Kasus Trauma Okuli Non Perforans

Laki-laki 32 tahun mengeluh mata kiri terkena tembakan peluru hampa ( ujung peluru berisi penanda warna hijau di bungkus plastik) warnapada jarak lebih kurang 2 meter. Visus 1/300. tekanan intraokuli 8/5.5. Palpebra hematom, v abrasio terdapat pecahan serpihan plastik bening berukur 10 mm x 2-3 mm x 1 mm. konjungtiva laserasi di bagian nasal sepanjang 2 cm. Kornea descemetfold tebal + edema.COA didapatkan Hifema setinggi 3 mm. Iridodialisis jam 6 sampai jam 9. Katarak traumatika. dari pemeriksaan USG didapatkan perdarahan vitreus, perdarahan retina, suspect perdarahan retina.

Explorasi di kamar operasi tidak didapatkan perforans di kornea, dilakukan jahitan konjungtiva. Terapi C tobroson 6 x 1 tts, C tropin 2x 1tts, C Vitrolenta, methylprednisolon 3 x II tab, tranexamid acid 3x 1 tab.




Selasa, Februari 24, 2009

Kasus KLL


Ibu hamil 3 bulan mengalami KLL, Visus OS LP +, Ruptur palpebra, ruptur sklera, ruptur kornea. Rencana Explorasi OD trauma okuli perforan dengan suspect ruptur korneo sklera dengan pembiusan General Anestesi. Dari explorasi didapatkan ruptur palpebra dengan hilangnya margo palpebra inferior 1/3 medial + duktus nasolacrimal, ruptur sklera selebar 1 cm dengan prolaps khoroid+ vitreus, ruptur kornea berbentuk bintang dengan prolap lensa.
Karena yang korban istri anggota dicarikan benang yang ada dan terbaik untuk beliau. Benang Prolene 7.0 untuk palpebra, Vicryl 8.0 untuk sklera dan palpebra, black nylon 10.0 untuk korneosklera. Lebih kurang 3 jam langkah pertama, jahit korneosklera dengan menyingkirkan lebih dulu bulu mata+ sebagian margo palpebra yg tertanam di sklera yg ruptur. Rekonstruksi palpebra jahit satu persatu bagian posterior palebra menggunakan vicryl 8.0, bagian depan dan margo dengan prolenen 7.0. Pencarian ductus nasolacrimal gagal, dan memutuskan tetap jahit semampunya.

Kamis, Februari 05, 2009

Kasus Sulit/Bingung

Laki-laki, 48 th Post Stroke visus OD 1/60 koreksi +10 D 0,8 Afakia lensa didalam vitreus. OS visus 5/60 katarak imatur gerak bola mata terbatas. Penatalaksanaan sementara, Kacamata OD S+10 D dan OS doof. Keluhan pasien ketika pakai kacamata melihat lurus jelas, tetapi membaca ada bayangan menutupi, ( lensa katarak yg jatuh ke vitreus.../&*(^$#???)

Selasa, Desember 23, 2008

Hasil CT Scan


Massa di nasofaring yang meluas ke orofaring, cavum nasi, sinus-sinus paranasalis, infraorbita &b extra okuler ODS
Dekstruksi dinding-dinding sinus maxilaris, etmoidalis dan sphenoidalis
Dinding superior kiri sinus sphenoid tampak inhomogen ireguler, mencurugakan, infiltrasi lesi intra cranial
Pansinusitis