Rabu, April 14, 2010

Katarak Kongenital


Namanya M Gandi, Lahir pada tanggal 3 Mei 2008, anak ke dua, persalinan normal. Kedua orang tuanya datang mengeluh anaknya sejak lahir matanya terlihat bintik putih pada kedua matanya. Pada tanggal 11 Nopember 2008 aku lakukan katarak ekstraksi pada kedua matanya dengan menggunakan lensa tanam APPALENS 20,5 D dengan panjang optic : 5,25 panjang keseluruhan 12,00. Mata kanan tidak aku lakukan capsulotomy posterior, mata kiri aku lakukan capsulotomy posterior. Setelah dua hari post operasi aku sudah tidak bisa memonitor perkembangannya karena orang tuanya harus tugas kembali ke daerahnya di Polres Majene, lebih kurang 193 km dari kota Makassar. Anak tersebut kontrol di dokter Spesialis Mata di Majene.
Hari ini aku untuk pertama kalinya melihat anak ini sudah berusia 2 tahun, Visus ODS lebih kurang 3/60, aku mengalami kesulitan untuk mengevaluasi visusnya. Hirchberg Test 10 derajat, konvergen, dominan visusnya lebih baik yang kiri. Setelah aku midriatyl pada pemeriksaan pupil pada mata kanan bulat, sedangkan pada mata kiri tidak bulat, irregular, pemeriksaan funduskopi sulit aku evaluasi karena anaknya ketakutan dan silau oleh cahaya.
Tapi aku masih tetap bisa bersyukur bisa melakukan yang terbaik untuk anak ini, ibunyapun tampak gembira, anaknya ini sudah bisa bermain seperti anak-anak lain seusianya di kampungnya. " Bagaimana anak ini kalau nanti sekolah dok? " tanya ibunya.

Minggu, Maret 15, 2009

Kasus Trauma Okuli Non Perforans

Laki-laki 32 tahun mengeluh mata kiri terkena tembakan peluru hampa ( ujung peluru berisi penanda warna hijau di bungkus plastik) warnapada jarak lebih kurang 2 meter. Visus 1/300. tekanan intraokuli 8/5.5. Palpebra hematom, v abrasio terdapat pecahan serpihan plastik bening berukur 10 mm x 2-3 mm x 1 mm. konjungtiva laserasi di bagian nasal sepanjang 2 cm. Kornea descemetfold tebal + edema.COA didapatkan Hifema setinggi 3 mm. Iridodialisis jam 6 sampai jam 9. Katarak traumatika. dari pemeriksaan USG didapatkan perdarahan vitreus, perdarahan retina, suspect perdarahan retina.

Explorasi di kamar operasi tidak didapatkan perforans di kornea, dilakukan jahitan konjungtiva. Terapi C tobroson 6 x 1 tts, C tropin 2x 1tts, C Vitrolenta, methylprednisolon 3 x II tab, tranexamid acid 3x 1 tab.




Selasa, Februari 24, 2009

Kasus KLL


Ibu hamil 3 bulan mengalami KLL, Visus OS LP +, Ruptur palpebra, ruptur sklera, ruptur kornea. Rencana Explorasi OD trauma okuli perforan dengan suspect ruptur korneo sklera dengan pembiusan General Anestesi. Dari explorasi didapatkan ruptur palpebra dengan hilangnya margo palpebra inferior 1/3 medial + duktus nasolacrimal, ruptur sklera selebar 1 cm dengan prolaps khoroid+ vitreus, ruptur kornea berbentuk bintang dengan prolap lensa.
Karena yang korban istri anggota dicarikan benang yang ada dan terbaik untuk beliau. Benang Prolene 7.0 untuk palpebra, Vicryl 8.0 untuk sklera dan palpebra, black nylon 10.0 untuk korneosklera. Lebih kurang 3 jam langkah pertama, jahit korneosklera dengan menyingkirkan lebih dulu bulu mata+ sebagian margo palpebra yg tertanam di sklera yg ruptur. Rekonstruksi palpebra jahit satu persatu bagian posterior palebra menggunakan vicryl 8.0, bagian depan dan margo dengan prolenen 7.0. Pencarian ductus nasolacrimal gagal, dan memutuskan tetap jahit semampunya.

Kamis, Februari 05, 2009

Kasus Sulit/Bingung

Laki-laki, 48 th Post Stroke visus OD 1/60 koreksi +10 D 0,8 Afakia lensa didalam vitreus. OS visus 5/60 katarak imatur gerak bola mata terbatas. Penatalaksanaan sementara, Kacamata OD S+10 D dan OS doof. Keluhan pasien ketika pakai kacamata melihat lurus jelas, tetapi membaca ada bayangan menutupi, ( lensa katarak yg jatuh ke vitreus.../&*(^$#???)

Selasa, Desember 23, 2008

Hasil CT Scan


Massa di nasofaring yang meluas ke orofaring, cavum nasi, sinus-sinus paranasalis, infraorbita &b extra okuler ODS
Dekstruksi dinding-dinding sinus maxilaris, etmoidalis dan sphenoidalis
Dinding superior kiri sinus sphenoid tampak inhomogen ireguler, mencurugakan, infiltrasi lesi intra cranial
Pansinusitis

Kamis, Desember 18, 2008

Cellulitis Orbita


Ny. Mk/ 32 tahun mengeluh luka d kelopak mata dan di hidung tidak sembuh sembuh hampir satu bulan lebih. Semakin lama matanya bertambah bengkak dan kabur untuk melihat. Dilehernya juga timbul bengkak dan sekarang sulit untuk menelan. Visus mata kanan lebih 2/60 visus mata kiri sulit dievaluasi. Gerakan bola mata kanan sedikit terhambat dibandingkan mata yang kiri, sama sekali tidak ada gerakan (fixed). Kelopak mata bengkak pada kedua mata. Pada sudut mata kiri ada luka bernanah. Laboratorium : lekosit darah 5480 /ml ; Hb 9,9 % ; Hematokrit 33,5 %, LED 94 mm /menit. Foto thorak bronchitis (sudah konsul paru) dan Riwayat Astma sejak kecil. Sudah dilakukan perawatan luka dan mendapatkan terapi ceftriaxon 1 gram injeksi dalam 12 jam, Ketopain tiap 6 jam, LFX tetes mata, C Xitrol salep mata, Hasil Konsul Neurologi diusulkan konsul kulit dengan kecurigaan Melanoma maligna dan hasil konsul ke THT diusulkan CT Scan dengan kecurigaan keganasan Ca cavum nasi diusulkan biopsi untuk pemeriksaan PA.
Hari ke tiga MRS terapi Infus Medrix (dari Neurologi), cravox infus sehari satu kali, ketopain diteruskan. Keadaan umum membaik, kelopak mata berkurang bengkaknya.

Senin, Desember 01, 2008

Rasanya seperti Ujian Nasional Spesialis Mata


Setelah mengikuti kunjungan kerja Kapolda selama 3 hari di Polres Sidrap, Enrekang dan Tana Toraja, sekarang beliau mau check visus berserta ibu Kapolda. Padahal kalo memeriksa pasien biasa, nggak ada yang aneh dengan diriku tetapi kalau kapolda yang aku periksa seperti mau ujian nasional kelulusan Spesialis mata aja!!...hehe. Ada groginya en ndredeg....Jangan-jangan salah kalau aku yang periksa, kalau nggak lulus, nggak berhasil periksa visusnya, ukuran kacamatanya berapa ? *#6%#..*0(@!^8LJNHB <%&9.....??!!